by

5 Game Gagal Yang Dulunya di Puja dan Sekarang Dibully

-Games-386 views

Topikhot.com, Game Online – 5 Game Gagal Yang Dulunya di Puja dan Sekarang Dibully – Perilisan sebuah video game selalu ditunggu-tunggu oleh para penggemarnya, terlebih jika game tersebut merupakan sekuel atau seri lanjutan dari video game sebelumnya. Para gamer umumnya penasaran untuk memainkan game terbaru tersebut dan mengharapkan adanya kejutan-kejutan baru yang membuat game tersebut semakin asyik untuk dimainkan.

Namun, harapan atau ekspektasi para gamer terhadap beberapa video game baru terkadang tak sesuai yang mereka harapkan. Karena nyatanya video game yang sempat digadang-gadang akan sukses di pasaran banyak yang malah berakhir dengan di-bully habis-habisan oleh para gamer akibat kurang memuaskan. Tercatat ada berbagai judul video game yang pernah mengalami hal tersebut, bahkan ada juga game terkenal lho!

Ada berbagai alasan yang membuat berbagai video game baru tersebut gagal dan di-bully habis-habisan. Mulai dari bug” yang melimpah, gameplay yang buruk hingga masalah kompleks lainnya.

5 Game Gagal Yang Dulunya di Puja dan Sekarang Dibully

1. For Honor

20e9b885c85db708-600x400-picsay

Sumber foto: whatculture.com

For Honor merupakan game besutan developer ternama, Ubisoft, yang diluncurkan pada ajang E3 2015. Pada awal peluncurannya, banyak yang menganggap bahwa game ini bakal sukses di pasaran karena membawa gameplay yang menarik serta mode permainan unik. Namun, anggapan tersebut salah karena game ini ternyata memiliki banyak sekali bug, khususnya saat bermain multiplayer.

Bug-bug tersebut berupa micro-transaksi yang terlalu agresif sehingga kamu akan melihat karakter game akan menuruni tebing secara bersamaan sepanjang waktu. Akibat hal tersebut, banyak gamer yang kecewa hingga akhirnya meninggalkan game tersebut. Namun, untungnya di beberapa pembaruan selanjutnya game ini semakin baik, meski banyak gamer yang terlanjur kecewa.

2. Rainbow Six: Siege

da1c53509dd85f17-600x400-picsay

Sumber foto: whatculture.com

Sebenarnya game Rainbow Six: Siege mendapat tanggapan baik dari para gamer saat pertama kali diluncurkan. Namun, tidak adanya opsi untuk melakukan mode penyelamatan sandera membuat game ini dirasa kurang greget. Untuk menebus kesalahan tersebut, pihak developer akhirnya memberikan pembaruan karakter dan item baru yang bisa didapatkan secara gratis. Meskipun tidak bisa dibilang gagal sepenuhnya, game ini pernah dicap buruk oleh para gamer.

3. Destiny

94002c95fb1c3847-600x400-picsay

Sumber foto: whatculture.com

Destiny merupakan game FPS yang malah lebih mirip game MMO, hal tersebut jelas sangat mengejutkan para gamer. Karena mereka telah mengharapkan akan menikmati game FPS kualitas terbaik, namun selain itu, alur cerita yang dianggap terlalu sederhana membuat pamor game ini mulai meredup. Hal tersebut membuat pihak developer melakukan perombakan besar-besaran hingga akhirnya meluncurkan sekuel kedua yang berjudul Destiny 2. Namun, alih-alih memperbaiki seri pertama, Destiny 2 juga ternyata tak cukup sukses di pasaran.

4. Pokemon Go

ab7d9b486afbad91-600x400-picsay

Sumber foto: whatculture.com

Dulu dipuja kini di-bully. Mungkin kalimat tersebut untuk menggambarkan kondisi Pokemon Gosaat ini. Meskipun tidak ditinggalkan oleh semua pemainnya, popularitas Pokemon Go hanya bertahan beberapa bulan setelah peluncurannya yang sangat fenomenal. Bukan rahasia lagi jika Pokemon Go sempat mendapat sambutan sangat baik dari para gamer. Dengan mengusung augmented reality membuat game ini berbeda dengan yang lain sehingga membuat banyak orang penasaran.

Namun, sayangnya rasa penasaran tersebut tak berlangsung lama karena beberapa bulan setelahnya game ini malah ditinggalkan para pemainnya. Tak diketahui apa alasan pasti para gamer meninggalkan game ini, namun hal ini tidak terjadi hanya pada pokemon. Hal serupa juga sempat menimpa game mobile lainnya, seperti CoC, Clash Royal, dan lain sebagainya.

5. Diablo lll

ec4480e139b35b78-600x400-picsay

Sumber foto: whatculture.com

Harapan besar para gamer untuk game Diablo lll harus pupus karena nyatanya game ini tak semenarik yang dibayangkan. Penyebabnya adalah penggunaan DRM Blizzard yang agresif sehingga membutuhkan koneksi internet yang sangat stabil untuk bisa memainkan game ini. Belum lagi berbagai bug serta error yang kerap dialami oleh para gamer, baik itu saat bermain solo maupun multiplayer. Cukup disayangkan hal tersebut menimpa Diablo lll, padahal para ganer sudah menaruh harapan besar pada game ini.

Comment

News Feed